Di gim pertama, Jafar/Felisha menguasai jalannya pertandingan, mereka unggul jauh hingga 15-8. Namun, Jafar/Felisha justru sempat ketinggalan di gim kedua dalam kedudukan 4-8.
Satu demi satu poin diraih Jafar/Felisha, mereka berupaya untuk mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri. Akhirnya Jafar/Felisha balik unggul 9-8. Pertandingan masih sengit hingga akhir gim, tetapi gim kedua menjadi milik Jafar/Felisha. "Nggak mudah, pertandingan hari ini nggak mudah. Kami juga mainnya masih kurang maksimal, masih banyak yang perlu diperbaiki. Lawan juga bermain lumayan baik hari ini," kata Jafar melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Dari lawan memang ada perubahan permainan (di gim kedua) dan dari kaminya juga lambat mengantisipasi. Terus ada perubahan kondisi angin dan secara non-teknisnya juga perlu ditingkatkan lagi," Felisha, menjelaskan.
Hasil hari ini menambah keunggulan Jafar/Felisha dalam catatan rekor kemenangan atas Kolding/Werge menjadi 2-0. Pada pertemuan sebelumnya di Hylo Open 2025, Jafar/Felisha juga menang dengan dua gim langsung 21-11, 21-12.
Menanggapi laga perempat final, Jafar berujar, "Kami mau jaga kondisi, kalau soal pola permainan, sudah sama-sama tahu, kan. Semoga kami bisa kurangi kesalahan sendiri dan cepat adaptasi dengan situasi lapangan dan perubahan pola main lawan."
Jafar/Felisha yang kini duduk di peringkat ke-9 dunia, memasang target juara pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 tersebut.



