Christiansen/Bøje harus bekerja keras untuk mengamankan titel kampiun turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut. Setelah memenangi gim pertama, mereka kembali mendapat perlawanan sengit pada gim kedua yang berlanjut hingga setting, kemudian memastikan kemenangan dan naik ke podium tertinggi. "Bisa juara di sini terasa seperti mimpi. Istora Senayan kali ini luar biasa, suporternya lebih banyak. Kami cinta Indonesia, kami suka bermain di sini," kata Christiansen kepada wartawan, yang menjawab dalam bahasa Indonesia.
"Tadi, setelah menang kami menangis karena kami merasa capek, lelah, sudah di Asia satu bulan. Minggu depan kami akan pergi ke Labuan Bajo untuk berlibur," Christiansen, menambahkan.
Kemenangan pada partai puncak Polytron Indonesia Open 2026 semakin mempertegas konsistensi Christiansen/Bøje sepanjang musim 2026. Menurut siaran pers Humas PP PBSI, gelar di Jakarta menjadi trofi terbaru dalam rangkaian hasil impresif yang mereka catat tahun ini. Sepekan lalu, pasangan peringkat kelima dunia tersebut juga sukses menjuarai Singapore Badminton Open 2026.
Sebelum berjaya di Singapura dan Jakarta, Christiansen/Bøje lebih dulu mengangkat trofi juara Thailand Masters 2026 serta Kejuaraan Bulu Tangkis Eropa 2026. Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan bahwa duo Denmark itu tengah berada dalam performa terbaiknya dan menjadi salah satu ganda campuran paling konsisten di musim ini.
"Tentu saja rasanya luar biasa menang di sini di Istora, dan juga (level) 500 serta 750. Saya rasa setelah setiap minggu, kami terus mengatakan satu sama lain untuk lanjut satu minggu lagi, satu minggu lagi, dan tidak saling mengatakan kalau kami lelah atau semacamnya," tutur Bøje.
"Kami terus menjaga momentum dan kami sangat percaya satu sama lain di lapangan," ujar Bøje, ketika ditanya soal bagaimana ia dan Christiansen menjaga fokus dan stamina dalam mengikuti turnamen beruntun.
Christiansen/Bøje mengaku senang dapat melengkapi koleksi gelar mereka di berbagai level turnamen Tur Dunia BWF, mulai dari Super 500, Super 750, hingga kini Super 1000. Menurut mereka, keberhasilan menjuarai Polytron Indonesia Open 2026 semakin meningkatkan kepercayaan diri mereka untuk menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.


