Polytron Indonesia Open 2026 - Istora Berkesan bagi Tomoka Miyazaki

Tomoka Miyazaki (Djarum Badminton)
Tomoka Miyazaki (Djarum Badminton)
Indonesia Open ‐ Created by EL

Jakarta | Pebulu tangkis tunggal putri Jepang, Tomoka Miyazaki, memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pencinta bulu tangkis Indonesia. Atlet muda "Negeri Sakura" tersebut seolah menjadi magnet bagi "Badminton Lovers" yang memadati Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, di sela penyelenggaraan Polytron Indonesia Open 2026.

Antusiasme itu terlihat jelas dalam sesi jumpa penggemar yang digelar pada Sabtu (6/6) petang. Kehadiran Miyazaki langsung disambut hangat oleh para penggemar yang memadati lokasi acara. Tak sedikit di antara mereka yang rela mengantre untuk berfoto, meminta tanda tangan, hingga berinteraksi langsung dengan salah satu bintang yang tengah bersinar di kancah bulu tangkis dunia tersebut.

Penyelenggara Polytron Indonesia Open 2026 memang sengaja menghadirkan konsep yang memungkinkan interaksi antara atlet dan penggemar berlangsung lebih dekat. Melalui berbagai sesi "Meet and Greet", bincang santai, hingga aktivitas interaktif, di sejumlah stan yang tersebar di kawasan Istora, para pencinta bulu tangkis mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan atlet maupun legenda bulu tangkis dunia.

Menariknya, pengalaman tersebut tidak hanya bisa dinikmati oleh pemegang tiket pertandingan. Pengunjung yang datang ke kawasan Senayan tanpa membeli tiket sekalipun tetap dapat merasakan atmosfer turnamen serta menyaksikan langsung kehadiran para atlet dan legenda bulu tangkis dalam berbagai kegiatan yang digelar sepanjang pekan penyelenggaraan.

"Antusiasnya luar biasa (penonton di Istora), baik yang di lapangan maupun luar lapangan," ujar Miyazaki dalam sesi jumpa penggemar di stan Polytron tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, para penggemar memanfaatkan momen untuk berburu tanda tangan dan berfoto bersama Miyazaki. Pemain peringkat ke-9 dunia itu pun melayani para penggemarnya dengan ramah, mulai dari memenuhi permintaan swafoto hingga membubuhkan tanda tangan pada jersei yang dibawa pengunjung.

Salah seorang penggemar yang turut merasakan keseruan acara tersebut adalah Farida, yang datang dari Jambi. Perempuan berusia 23 tahun itu mengaku kehadirannya di Polytron Indonesia Open 2026 menjadi pengalaman yang tak akan dilupakan. Pasalnya, ini merupakan kali pertama ia menyaksikan secara langsung turnamen bulu tangkis kelas dunia sekaligus bertemu dengan para atlet yang selama ini hanya dilihatnya melalui layar kaca. "Ini pengalaman tak terlupakan buat saya yang jauh-jauh datang," katanya. 

"Suasananya ramai dan yang paling penting bisa lihat atlet walaupun nggak beli tiket," demikian Farida.