"Polytron Indonesia Open 2026 merupakan salah satu turnamen paling prestisius di kalender BWF. Bagi Indonesia, ini bukan hanya soal menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan besar bagi para atlet untuk meraih prestasi di hadapan publik sendiri," kata Ricky melalui siaran pers Polytron Indonesia Open 2026, Selasa (14/4).
Ia menilai dukungan dari Polytron menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas turnamen sekaligus mendukung pembinaan atlet. "Oleh karenanya, kami sangat mengapresiasi dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Dukungan ini memberikan dampak nyata, tidak hanya terhadap penyelenggaraan turnamen, tetapi juga terhadap pembinaan dan pengembangan atlet Indonesia secara berkelanjutan sehingga ke depannya Indonesia tetap memiliki skuad yang kompetitif di berbagai sektor," ujarnya.
Ricky juga menuturkan, saat ini pelatnas masih berada dalam fase akselerasi dan pengembangan pemain-pemain muda. Program ini dirancang untuk memberikan jam terbang, pengalaman bertanding, serta mempercepat proses adaptasi mereka di level kompetisi yang lebih tinggi. "Sehingga melalui ajang ini, diharapkan para atlet dapat memanfaatkan kesempatan tampil dihadapan publik sendiri untuk menunjukkan perkembangan terbaiknya," katanya.
"Dukungan suporter diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal, sekaligus membangun kepercayaan diri mereka dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional ke depan," Ricky, menjelaskan.
Berstatus tuan rumah dan akan mendapatkan dukungan maksimal dari para penonton, PBSI menargetkan yang terbaik dalam turnamen ini. Selain itu, Polytron Indonesia Open 2026 juga menjadi momen akselerasi atlet-atlet muda pelatnas agar tampil maksimal di hadapan publik. "Kami tentu menargetkan hasil terbaik. Dengan persiapan yang matang, kami berharap para atlet Indonesia mampu bersaing dan meraih hasil yang maksimal," tegasnya.
Polytron Indonesia Open 2026 akan menjadi ajang unjuk kemampuan bagi sejumlah pebulu tangkis Indonesia yang tengah naik daun maupun yang telah berpengalaman di level internasional. Nama-nama seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Putri Kusuma Wardani, Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta, hingga Nikolaus Joaquin/Raymond Indra akan menjadi bagian dari kekuatan "Merah Putih" di turnamen bulu tangkis leel BWF World Tour Super 1000 tersebut.
Selain itu, kehadiran para pemain top dunia akan membuat persaingan semakin ketat dan menarik untuk disaksikan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia Open sebagai salah satu turnamen paling dinantikan dalam kalender bulu tangkis internasional.



