Gelar tersebut menjadi pencapaian terbesar dalam karier Lai sekaligus mengukir sejarah baru bagi bulu tangkis Kanada. Dalam penampilan perdananya di Istora, pebulu tangkis berusia 21 tahun itu berhasil menjadi wakil Kanada pertama yang menjuarai Indonesia Open, salah satu turnamen paling bergengsi dalam kalender Tur Dunia BWF.
Lai merasa senang bisa mengatasi perlawanan Jojo, sapaan Jonatan, yang didukung seisi Istora. "Saya rasa hal tersulit hari ini adalah mengatasi tekanan dari penonton. Sangat bising dan setiap kali Jonatan memenangkan poin, rasanya saya bahkan tidak bisa mendengar suara saya sendiri karena sangat, sangat bising," tuturnya melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Tapi Jonatan juga punya tekanan sebagai favorit tuan rumah. Jadi menurut saya, hal terpenting adalah tetap fokus dan mengabaikan kebisingan tersebut dan percaya bahwa saya bisa, saya bisa menang," tambah Lai, yang juga mencatatkan debutnya bertarung di Istora.
Lai mengaku memiliki semacam koneksi dengan Indonesia, karena banyak pelatih di klubnya di Kanada yang berasal dari Indonesia. "Saya merasa sangat beruntung memiliki pelatih dari salah satu negara bulu tangkis terbaik," ujarnya.
Perjalanan Victor Lai menuju gelar juara Polytron Indonesia Open 2026 berlangsung impresif. Pebulu tangkis peringkat ke-14 dunia itu mengawali turnamen dengan mengalahkan wakil Taiwan, Lin Chun-yi, 21-12, 21-18. Pada babak berikutnya, Lai tampil dominan saat menundukkan wakil Jepang, Koki Watanabe, 21-10, 21-9, sebelum kembali meraih kemenangan meyakinkan atas pemain Prancis, Toma Junior Popov, dengan skor 21-8, 21-4 di perempat final.
Tantangan terberat Lai ada pada semifinal saat menghadapi pemain kawakan Taiwan, Chou Tien-chen. Dalam pertandingan yang berlangsung selama 77 menit, Lai harus bekerja keras sebelum memastikan tiket final melalui kemenangan tiga gim 21-19, 19-21, 21-19.
Keberhasilannya menaklukkan Jojo di partai puncak tak hanya mengantarkannya meraih gelar Super 1000 pertama dalam karier, tetapi juga menjadi kemenangan perdana Lai atas tunggal putra "Merah Putih" tersebut.


