Pertarungan ketat mewarnai paruh pertama gim pertama, tetapi Ana/Trias dapat membuka jarak melalui raihan tiga poin beruntun untuk unggul 7-3. Mereka terus menjaga keunggulan dan memimpin 11-5 saat interval setelah 10 menit pertandingan. Dalam laga ini, selain mendapat dukungan dari pelatih tunggal putri pelatnas bulu tangkis Indonesia, Karel Mainaky, Ana/Trias juga didampingi pemain ganda putri Indonesia, Rachel Allessya Rose, yang keduanya duduk di kursi pelatih.
Memasuki paruh kedua gim pertama, Jia/Zhang mulai meningkatkan intensitas serangan dan mempercepat tempo permainan. Strategi tersebut perlahan membuahkan hasil ketika pasangan negeri "Tirai Bambu" itu mampu memangkas ketertinggalan hingga menyamakan kedudukan 18-18. Mereka kemudian berbalik unggul untuk pertama kalinya dalam gim tersebut sekaligus memperoleh satu game point.
Ana/Trias tak menyerah begitu saja. Mereka mematahkan tiga game point lawan setelah pertandingan memasuki setting. Namun, pada kesempatan keempat, Jia/Zhang mampu menutup gim pertama dengan kemenangan 24-22 dalam waktu 32 menit, setelah smes Zhang gagal dibendung Ana.
Memasuki gim kedua, Ana/Trias langsung tampil agresif dan membuka keunggulan 4-0. Namun, Jia/Zhang juga langsung memberikan respons dengan membukukan empat poin tanpa balas untuk menyamakan kedudukan menjadi 4-4.
Setelah itu, pertarungan ketat kembali tersaji dengan kedua pasangan saling bergantian meraih poin hingga skor imbang 7-7. Momentum kemudian beralih ke kubu Jia/Zhang yang mampu keluar dari tekanan dan menciptakan jarak dalam perolehan poin. Pasangan juara Singapore Badminton Open 2026 itu menutup paruh pertama gim kedua dengan keunggulan 11-8 saat interval.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting bagi Jia/Zhang untuk semakin mengendalikan jalannya pertandingan selepas jeda. Mereka mendominasi hampir sepanjang paruh kedua gim kedua, sementara Ana/Trias kesulitan mengejar ketertinggalan dan hanya mampu menambah lima poin, beberapa di antaranya diperoleh dari kesalahan servis lawan. Jia/Zhang kemudian mengantongi delapan championship point, lalu memastikan gelar juara Australian Badminton Open 2026 lewat kemenangan 21-13 pada gim kedua.


