BAC 2026 - Jojo Terus Melaju

Jonatan Christie (Humas PP PBSI)
Jonatan Christie (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Ningbo | Jonatan Christie menjadi wakil Indonesia yang menembus babak delapan besar Badminton Asia Championships (BAC) 2026, setelah mengalahkan Yudai Okimoto asal Jepang di babak kedua, Kamis (9/4). Bertanding di Ningbo Olympic Sports Center, Ningbo, China, Jojo, sapaannya, menang dua gim langsung 21-18, 21-13 dalam tempo 54 menit.

"Pertama Puji Tuhan, bersyukur bisa kembali lolos ke babak delapan besar. Terakhir tahun lalu juga delapan besar. Dan, ya, memang baru pertama ketemu, jarang ngeliat dia main juga. Kemarin pun melihat beberapa di YouTube tidak banyak ada cuplikannya," tanggap Jojo mengenai hasil dan lawannya tersebut, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

"Tapi bersyukur tadi bisa pelan-pelan adaptasi dengan baik," tambahnya.

Okimoto memulai pertandingan dengan baik dengan mencatatkan empat poin beruntun pada awal gim pertama, termasuk melalui reli-reli panjang. Jojo mampu menemukan ritme permainannya dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Namun, Okimoto yang tampil ulet, kembali menjauh usai meraih empat poin beruntun untuk unggul 11-7 saat interval dalam durasi 11 menit.

Selepas jeda, Okimoto sempat menambah perolehan poin, tetapi Jojo kembali mampu mengimbangi permainan hingga menyamakan skor 14-14. Pertarungan ketat pun terjadi dengan selisih poin yang tak pernah lebih dari tiga poin hingga Jojo mengantongi dua game point, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18.

Awal gim kedua berlangsung serupa dengan gim pertama dengan reli panjang, tetapi Jojo mampu menjaga keunggulan saat interval dengan skor 11-9. Ia kemudian memperbesar keunggulan 18-12 setelah meraih empat poin beruntun, kemudian menutup gim kedua dengan kemenangan 21-13 setelah memiliki tujuh match point.

Secara umum Jojo berpandangan, setiap turnamen dan kondisi pertandingan selalu menghadirkan situasi yang bisa menguntungkan maupun merugikan pemain, termasuk dalam menghadapi lawan yang berbeda-beda. "Jadi saya rasa tidak ada perasaan dengan kondisi begini saya diuntungkan. Hanya bagaimana cara mengatasinya saja, lawannya siapa, dengan keadaan yang seperti ini, harus berbuat apa," pungkasnya.