Paruh pertama gim pertama berlangsung ketat dengan kedua pemain silih berganti merebut poin. Persaingan sengit terus berlanjut hingga interval, saat Hong memimpin tipis 11-10 atas Joe setelah tujuh menit pertandingan. Selepas jeda, Hong sempat menjauh dengan meraih empat poin beruntun untuk unggul 15-10, tetapi Joe mampu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15.
Memasuki poin-poin krusial, kedua pemain kembali terlibat saling kejar angka dengan selisih yang tak pernah lebih dari satu poin. Hong akhirnya mampu keluar dari tekanan Joe untuk meraih dua game point, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18 dalam durasi 15 menit. "Di gim pertama, saya banyak melakukan kesalahan sendiri dan itu memberikan terlalu banyak poin ke lawan," kata Joe kepada tim Humas dan Media PP PBSI.
Di gim kedua, pertarungan ketat kembali berlanjut. Sepanjang paruh pertama, kedua pemain saling kejar-mengejar poin dengan selisih yang tak pernah lebih dari dua angka. Joe mampu menutup interval dengan keunggulan tipis 11-9 setelah pertandingan berlangsung selama sembilan menit.
Selepas jeda, tensi pertandingan tetap tinggi. Hong perlahan membalikkan keadaan dan untuk pertama kalinya mencatatkan keunggulan dua poin pada gim kedua saat memimpin 18-16. Joe kembali memberikan perlawanan hingga menyamakan kedudukan menjadi 19-19, tetapi Hong segera merebut satu match point setelah pengembalian Joe melebar dan membuatnya kembali unggul 20-19.
Pada poin penentu, Hong memanfaatkan pengembalian tanggung Joe dengan melepaskan smes keras yang mengenai tubuh lawannya. Poin tersebut memastikan kemenangan Hong 21-19 pada gim kedua, sekaligus mengantarkannya ke podium tertinggi BAJC 2026. "Di gim kedua, saya tidak bisa kontrol diri sendiri dan banyak ragu," ungkap pemain asal Exist Badminton Club ini.
Joe mengakui lawannya tampil agresif dengan permainan cepat di area depan lapangan. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mengantisipasi sekaligus mengembangkan strategi permainan yang telah disiapkan. "Ke depannya saya harus bisa kontrol diri sendiri dan meningkatkan teknik mainnya," jelasnya.
"Untuk tim dan masyarakat Indonesia, terima kasih sudah mendukung saya terus, maaf saya belum bisa kasih yang terbaik hari ini," demikian Joe.


