Poin penentu kemenangan Jepang disumbangkan tunggal putra Koki Watanabe yang mengalahkan Zhu Xuan Chen dengan 22-24, 21-17, 21-18. Watanabe tampil tenang pada gim penentuan untuk memastikan Jepang mengunci kemenangan tanpa harus memainkan partai keempat dan kelima.
Jepang lebih dulu unggul melalui tunggal putra Yushi Tanaka yang menaklukkan Hu Zhe An 21-10, 21-18, lalu diperbesar oleh ganda putra Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi yang mengatasi He Ji Ting/Ren Xiang Yu dengan 21-17, 14-21, 21-15.
Antara melaporkan, keberhasilan Jepang menjuarai beregu putra Asia 2026 menegaskan pergeseran peta persaingan bulu tangkis Asia, setelah dalam lima edisi sebelumnya gelar juara silih berganti disandang Indonesia, Malaysia, dan China.
Di sektor putri, Korea Selatan juga mencatat sejarah dengan merebut gelar juara BATC untuk pertama kali setelah mengalahkan China 3-0 dalam final.
Tunggal putri nomor satu dunia An Se-young membuka kemenangan Korea Selatan dengan mengalahkan Han Qian Xi 21-7, 21-14. Keunggulan Korea berlanjut melalui ganda putri Baek Ha-na/Kim Hye-jeong yang menundukkan Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 24-22, 21-8, dan diakhiri oleh sukses Kim Ga-eun menaklukkan Xu Wen Jing 19-21, 21-10, 21-17.
Hasil tersebut membuat tuan rumah China gagal meraih satu pun gelar meski tampil di hadapan pendukung sendiri. Namun, China tetap diprediksi menjadi kekuatan utama pada Piala Thomas dan Uber 2026. Sementara itu, Indonesia harus puas membawa pulang dua medali perunggu setelah tim putra dan putrinya terhenti dalam semifinal.


