"Bersyukur Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini. Kondisi saya tidak prima, cedera punggung kambuh lagi setelah terakhir tahun lalu," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Sempat tidak latihan satu minggu di Jakarta dan di sini kemarin hanya latihan ringan saja. Tapi sayang juga kalau harus mundur mengingat semua sudah disiapkan jadi tadi coba main, coba memaksa tapi yang penting tidak membuat cederanya semakin parah," Reza, menjelaskan.
Sabar/Reza, yang tampil sebagai pasangan unggulan keenam, mengawali laga dengan meyakinkan. Mereka langsung membuka keunggulan 6-2 dan mampu mempertahankan momentum hingga menutup interval gim pertama dengan skor 11-5 dalam waktu lima menit. Meski demikian, Chiu/Wang bangkit selepas jeda dan beberapa kali menyamakan kedudukan pada skor 13-13, 14-14, hingga 15-15.
Memasuki poin-poin krusial, Sabar/Reza mampu menjaga ketenangan di bawah tekanan lawan. Mereka merebut tiga poin dari kedudukan 18-18 untuk mengantongi dua game point, sebelum menutup gim pertama dengan kemenangan 21-18 dalam tempo 15 menit.
Pada gim kedua, Sabar/Reza kembali tampil agresif dan memimpin di awal pertandingan. Namun, Chiu/Wang perlahan menemukan ritme permainan dengan menyamakan skor pada kedudukan 5-5 dan 6-6, sebelum berbalik unggul. Duo Taiwan itu terus menjaga momentum hingga menutup interval dengan keunggulan 11-7 setelah delapan menit pertandingan.
Selepas jeda, Chiu/Wang semakin mendominasi jalannya laga dan memperlebar keunggulan menjadi 16-9. Meski Sabar/Reza sempat memperkecil ketertinggalan lewat tiga poin beruntun, pasangan Taiwan akhirnya memanfaatkan game point kelima untuk merebut gim kedua dengan skor 21-17 dan memaksa pertandingan berlanjut ke gim penentuan.
Persaingan ketat kembali tersaji pada gim ketiga. Kedua pasangan saling berbalas poin tanpa ada yang mampu menciptakan selisih lebih dari satu angka hingga interval, yang ditutup Sabar/Reza dengan keunggulan tipis 11-10 setelah flick serve Sabar mampu mengecoh lawan.
Usai berganti lapangan, Sabar/Reza mengambil alih kendali permainan dengan merebut lima poin berturut-turut untuk membuka jarak menjadi 16-11. Mereka semakin diuntungkan oleh sejumlah kesalahan Chiu maupun Wang pada momen-momen krusial, hingga akhirnya mengonversi match point ketujuh untuk mengunci kemenangan 21-16 sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar.
"Di pertandingan tadi saya coba fokus untuk bagaimana bisa mendapat poin dan membuat pengembalian lawan tidak menyulitkan Reza baik saat di depan atau di belakang. Dan itu bisa bekerja dengan baik terutama di gim pertama dan gim ketiga," kata Sabar.
"Apresiasi untuk Reza yang masih mau berjuang maksimal dengan kondisi yang tidak 100 persen," tambahnya.
Pada babak 16 besar, pasangan non-pelatnas itu akan menghadapi wakil Inggris, Ben Lane/Sean Vendy. Berdasarkan catatan pertemuan, Sabar/Reza belum pernah meraih kemenangan dalam tiga aga sebelumnya melawan Lane/Vendy. Namun, kondisi Reza yang kembali mengalami cedera punggung membuat peluang tampil pada pertemuan keempat dengan Lane/Vendy masih tanda tanya. "Untuk besok kita lihat saja bagaimana karena kondisinya memang tidak bisa 100 persen. Kami coba fokus ke diri masing-masing," demikian Reza.



