Antara melaporkan, Fajar/Fikri datang ke Kejuaraan Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah memborong dua gelar beruntun di Japan Open dan China Open 2026. Menariknya, pada partai final kedua turnamen tersebut, mereka sama-sama mengalahkan Kim/Seo yang kini menjadi unggulan pertama di New Delhi.
Di sektor ganda putra, Indonesia juga memiliki dua pasangan unggulan lainnya, yakni Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani yang menempati unggulan kesembilan serta Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sebagai unggulan ke-12.
Sementara itu, di sektor tunggal putra, Jonatan Christie menempati unggulan ketiga di bawah Shi Yu Qi (China) dan Kunlavut Vitidsarn (Thailand). Alwi Farhan turut masuk daftar unggulan dengan menempati posisi ke-11, sekaligus memperkuat peluang Indonesia untuk bersaing di sektor tunggal putra.
Di sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani menjadi satu-satunya wakil "Merah Putih" yang masuk daftar unggulan dengan menempati posisi keenam. Atlet berusia 24 tahun itu diharapkan kembali menjadi andalan Indonesia setelah tampil impresif pada edisi sebelumnya.
Putri datang ke New Delhi dengan bekal medali perunggu BWF World Championships 2025 di Paris, Prancis. Pada edisi tersebut, langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi, melalui pertandingan tiga gim 17-21, 21-14, 6-21.
Sementara itu, di sektor ganda putri, Indonesia menempatkan dua pasangan dalam daftar unggulan. Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menghuni unggulan ke-12, sedangkan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari berada tepat di bawahnya sebagai unggulan ke-13.
Dengan komposisi tersebut, Indonesia memiliki delapan wakil berstatus unggulan, yang terdiri atas dua tunggal putra, satu tunggal putri, tiga ganda putra, dan dua ganda putri. Adapun tiga wakil lainnya yang tidak masuk daftar unggulan adalah tunggal putri Thalita Ramadhani Wiryawan serta dua pasangan ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata.



