Ana/Trias langsung tampil mendominasi sejak awal gim pertama dan unggul 11-5 saat interval dalam tempo delapan menit. Selepas jeda, mereka meraup sejumlah poin dari kesalahan Jolly/Pullela hingga memperbesar keunggulan menjadi 17-8. Ana/Trias mengantongi 12 game point dan menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-9.
"Alhamdulillah hari ini kami bisa bermain dengan baik dan tidak ada cedera. Di gim pertama itu memang lapangannya sedikit kalah angin dan itu cukup menguntungkan bagi kami di awal," tanggap Ana melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Pada awal gim kedua, Jolly/Pullela langsung tancap gas dan unggul cepat 3-0, sebelum Ana/Trias mampu mengimbangi permainan dalam duel ketat sepanjang paruh pertama gim kedua dan berbalik memimpin 11-9 saat interval. Seusai rehat, pertarungan sengit kembali tersaji hingga skor imbang 20-20, tetapi Jolly/Pullela memaksakan laga berlanjut ke gim ketiga setelah memenangi gim kedua dengan skor 23-21. "Di gim kedua dari start-nya sudah ketinggalan dan berjarak terlalu jauh, sempat memaksa setting dengan effort yang cukup besar tapi mereka mengubah tempo dengan lebih cepat, kami agak terlambat sadar dan akhirnya kalah," kata Ana.
Kedua pasangan kembali terlibat pertarungan sengit pada awal gim penentu, dengan Jolly/Pullela sempat mencatatkan keunggulan terbesar 7-4 dan mempertahankan keunggulan 11-7 saat interval. Ana/Trias mampu bangkit dan menyamakan kedudukan 12-12, tetapi Jolly/Pullela berhasil keluar dari tekanan dan kembali unggul dua poin.
Setelah skor kembali imbang pada kedudukan 15-15, Ana/Trias mampu membangun momentum dengan mencatatkan lima poin beruntun untuk mengantongi lima match point, sebelum akhirnya menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 21-19 usai pengembalian Jolly menyangkut di net. "Di gim ketiga kami tertinggal 7-11 di interval tapi setelah pindah lapangan kami coba menaikkan tempo. Kami tidak memberikan kesempatan mereka mengembangkan permainan. Kami jaga terus fokusnya dan tidak lengah," tanggap Trias.
Di babak kedua, Kamis (8/1), Ana/Trias akan berhadapan dengan pemenang laga antara Rutaparna Panda/Swetaparna Panda asal India dan wakil Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Ana memperkirakan, mereka bakal bertemu dengan pasangan andalan tuan rumah tersebut. "Besok kemungkinan kami akan bertemu lagi dengan Pearly/Thinaah, yang pasti kami harus siap terus, siap capek tapi terutama kami harus enjoy dan main semaksimal mungkin. Kami mau berusaha untuk pecah telur lawan mereka," katanya.
"Terakhir bertemu Pearly/Thinaah di final SEA Games jadi kalau besok bertemu lagi, kami akan anggap saja itu final juga. Dukungan tuan rumah pasti untuk mereka tapi saya tidak mau terpengaruh, mau fokus dengan pola main yang akan diterapkan saja," demikian Trias.


