Fajar/Fikri membuka gim pertama dengan keunggulan cepat 6-1 dan tetap memimpin 11-6 saat interval dalam tempo delapan menit. Namun, duo Fang mampu menyamakan kedudukan 13-13 dan memaksa pertarungan berlangsung ketat hingga pengujung gim. Meski Fajar/Fikri sempat mengantongi dua game point pada skor 20-18, duo Fang berhasil menyamakan kedudukan 20-20 dan memenangi gim pertama dengan skor 26-24, setelah menggagalkan lima game point yang dimiliki duo "Merah Putih".
"Kalau dari permainan tadi, pasangan Taipei juga bukan pasangan yang biasa-biasa aja. Mereka mempunyai defense yang sangat baik. Tadi juga gim pertama kami sudah unggul 11-6, tapi kami juga banyak melakukan kesalahan sendiri. Lawan yang bermain sangat safe akhirnya bisa membalikkan keadaan," jelas Fajar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Memang pasangan Taipei terkenal dengan power and speed kecuali pasangan ini, mereka mempunyai permainan yang berbeda. Mereka tidak mengandalkan speed and power tapi mereka mengandalkan safe dan bermain sangat apik," tambahnya.
Bertolak belakang dengan gim pembuka, Fajar/Fikri tampil sangat mendominasi permainan pada gim kedua. Mereka dengan mudah meraup poin demi poin hingga unggul 11-2 saat interval, lalu melanjutkan dominasi meski sempat tercipta sejumlah reli panjang pada paruh kedua gim, kemudian menutup gim kedua dengan kemenangan 21-4 dalam tempo 17 menit.
Hampir serupa dengan gim kedua, meski sempat berlangsung ketat pada awal gim dalam perebutan poin, sisa pertandingan di gim penentu ini berjalan berat sebelah. Fajar/Fikri unggul jauh 11-3 saat interval dalam tempo 11 menit, mengantongi 13 match point, lalu memastikan kemenangan 21-8 setelah pengembalian lawan tersangkut di net.
"Di gim kedua dan ketiga, dari segi kesabaran kami ubah. Kami tahu bola juga tidak begitu cepat dan cukup berat setelah beberapa pukulan jadi memang harus tahan-tahan saja di lapangan. Kami cukup sabar dan mereka yang jadi banyak kesalahan sendiri," demikian Fikri.


