Leong merebut lima poin pertama dengan cepat saat mengawali gim pertama, tetapi Jojo mampu mengimbangi permainan wakil tuan rumah tersebut hingga menyamakan kedudukan 6-6, lalu berbalik unggul 11-10 pada interval.
Setelah jeda, laga ketat kembali tersaji dengan selisih poin yang tak pernah lebih dari tiga poin. Namun, Jojo mampu menjaga keunggulan hingga mengantongi tiga game point dan menuntaskan gim pertama dengan kemenangan 21-18 dalam durasi 28 menit.
"Pertandingan terakhir kalah dengan permainan yang kurang tenang, permainan yang terlalu terburu-buru. Hari ini saya mencoba buat lebih mengontrol jalannya pertandingan, mengontrol diri juga untuk lebih tenang, lebih sabar, dan saya rasa itu cukup berhasil," kata Jojo melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Di gim kedua, pertarungan ketat kembali terjadi dengan kedua pemain saling kejar-mengejar dalam perolehan poin. Namun, Jojo mampu menjaga keunggulan hingga interval saat kedudukan 11-9.
Seusai rehat, Leong tampak kesulitan untuk meredam permainan Jojo. Ia hanya mampu meraih dua poin pada paruh kedua gim kedua, sementara Jojo terus membangun momentum dengan mencatatkan delapan poin beruntun dan meraih kemenangan gim ini dengan skor 21-11.
"Mengatasi tekanan dengan selalu menikmati ketika melawan musuh yang memang bermain tuan rumah. Ya, bagaimanapun juga pasti harusnya dia yang lebih tertekan, karena bermain di rumah sendiri dan konotasinya, kan, harus bermain bagus atau harus menang, jadi justru malah saya bermain nothing to lose, saya bermain se-enjoy mungkin, se-menikmati mungkin," Jojo, menjelaskan.
Inilah kemenangan ketiga Jojo atas Leong dalam enam pertemuan terakhir.


