"Pertandingan hari ini cukup ketat dan poinnya mepet-mepet juga. Secara permainan, tadi saya mencoba main lebih tahan dan memaksa untuk terus menyerang," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan PP PBSI.
Kemenangan itu memastikan Ghaisan menempati posisi runner-up Grup D dengan catatan dua kemenangan dan satu kekalahan. Sementara status juara grup diraih oleh Denis Azzarya asal Jaya Raya Jakarta, yang melenggang sempurna tanpa kehilangan satu laga pun sepanjang fase grup.
Sebagai salah satu pemain termuda yang ambil bagian dalam Seleknas PBSI 2026, Ghaisan mengaku bangga sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai pengalaman berharga untuk menambah jam terbang dan kematangan bertanding.
Di babak delapan besar, Kamis (5/2), Ghaisan berhadapan dengan wakil PB Djarum, Yarits Al Kaaf Rengganingtyas, yang merupakan juara Grup C. "Untuk target pasti juara, hanya saat ini mau fokus satu-satu dulu aja," pungkasnya.


