Kompetisi berskala nasional yang mempertandingkan kategori usia dini, anak, dan pemula tersebut digelar di GOR Gelora Bumi Kaktus Andi Raga Pettalolo, 27 April–3 Mei. Memasuki hari keempat, Kamis (30/4), jumlah penonton terus meningkat, dan Antoni memperkirakan animo akan semakin memuncak saat babak semifinal pada Jumat (1/5) hingga final pada Sabtu (2/5).
"Alhamdulillah penyelenggaraan HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 ini berjalan dengan baik dan tidak ada hambatan. Kerja sama kami dengan beberapa sponsor, begitu juga dengan PP PBSI, event organizer, Megapro, serta HYDROPLUS, berjalan dengan baik," ujar Antoni kepada Djarum Badminton, Kamis (30/4) petang.
Antoni menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk rencana siaran langsung oleh iNewsTV, yang dinilainya dapat semakin mengenalkan Sulawesi Tengah sebagai daerah dengan minat tinggi terhadap bulu tangkis serta sebagai tuan rumah HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026. "Semoga saja ke depan event-event nasional seperti ini akan berulang," katanya.
Di sisi lain, Antoni juga berpesan kepada para atlet untuk terus meningkatkan latihan dan disiplin, khususnya bagi yang belum meraih podium agar menjadikan ajang ini sebagai motivasi untuk berkembang.
Ia juga berpendapat, jumlah peserta asal Sulawesi pada HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 cukup signifikan, tercermin dari banyaknya atlet yang berasal dari klub-klub seperti Champion Makassar dan PB Central Palu. Namun, ia menekankan para pemain masih membutuhkan proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas latihan serta menyetarakan level permainan dengan atlet dari Pulau Jawa, seperti PB Djarum, Exist, dan Jaya Raya.
"Ini menjadi pengalaman berharga bagi para atlet. Banyak di antara mereka benar-benar teruji saat bersaing dengan pemain dari Pulau Jawa maupun daerah lain yang merupakan atlet-atlet berkualitas dan dibina oleh pelatih profesional," pungkasnya.



