All England 2026 - Antusiasme Alwi Farhan

Alwi Farhan (Humas PP PBSI)
Alwi Farhan (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, menyambut antusias kesempatan perdananya tampil di All England. Bekal persiapan intensif dalam beberapa pekan terakhir membuatnya semakin percaya diri menghadapi All England 2026 yang digelar di Utilita Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, 3–8 Maret. Di babak pertama, Alwi dijadwalkan bertanding melawan Ayush Shetty asal India.

"Senang punya kesempatan bisa bermain di All England. Semoga bisa mengeluarkan segala apa yang sudah dipersiapkan," tuturnya kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Senin (23/2) pagi.

"Saya rasa persiapan saya juga cukup oke. Semuanya berjalan dengan cukup baik. Dua minggu kemarin, tiga minggu kemarin cukup berat. Cukup bisa menjadi bekal untuk bertanding di All England. Semoga bisa perform," Alwi, menambahkan.

Alwi mengawali musim kompetisi tahun ini dengan kekalahan dari Alex Lanier asal Prancis di babak pertama Malaysia Open 2026. Namun, ia mampu bangkit dengan tampil impresif di hadapan publik sendiri dan merebut gelar juara Indonesia Masters 2026. Pada turnamen berikutnya, atlet asal Surakarta, Jawa Tengah tersebut, mencapai babak empat besar Thailand Masters 2026.

Meski tidak secara spesifik mengungkapkan target pada All England 2026, Alwi menegaskan tekadnya untuk menampilkan performa terbaik di turnamen bulu tangkis tertua di dunia tersebut. "Pasti ada target pribadi yang tidak bisa saya utarakan di depan media, tapi pasti saya bakal keep dan janji kepada diri sendiri dulu. Semoga semuanya bisa berjalan dengan apa yang saya mau," ujarnya.

Alwi juga menegaskan, rasa percaya diri tetap menjadi modal utamanya. Namun, ia juga berupaya menempatkan diri untuk tidak merasa terlalu tinggi maupun terlalu rendah, serta siap menghadapi siapa pun lawan yang akan dihadapinya. "Saya ngerasa masih muda. Saya ngerasa nggak perlu takut untuk hasil saya jelek. Tapi saya perlu untuk mengejar semuanya. Jadi nggak ada yang saya takutin. Kecuali saya nggak perform aja. Jadi saya bakal do the best on every single game," jelas pemain peringkat ke-14 dunia ini.

Pada kesempatan tersebut, Alwi juga menyampaikan apresiasi atas keputusan PP PBSI yang memberangkatkan para pemain lebih awal ke Inggris, guna menjalani proses aklimatisasi. "Saya tipe yang jetlag-nya lumayan lama. Beberapa kali ketika bermain di Eropa, di minggu pertama susah buat adaptasi. Karena ketika (hari) Minggu sampai, Selasa sudah main, itu sangat amat berpengaruh. Karena belum bisa tidur di waktu yang cukup, kan," ungkap Alwi.

"Jadi saya harap dengan adanya TC (training camp) sebentar, bisa buat saya dan teman-teman bisa bertanding lebih maksimal," pungkasnya.