"Kami telah berdiskusi dengan para pemain dan sepakat untuk langsung memfokuskan persiapan menuju All England," kata pelatih ganda campuran Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia, Nova Widianto, sebagaimana diberitakan New Straits Times pada akhir pekan lalu.
"Jika kami melaju hingga final di Jerman, kami baru akan tiba di Birmingham pada Minggu malam atau bahkan Senin pagi. Karena itu, kami menilai akan lebih ideal untuk langsung memusatkan fokus pada persiapan All England," Nova, menambahkan.
Selain Chen/Toh, ganda campuran Malaysia lainnya, Hoo Pang Ron/Cheng Su Yin, juga mengambil keputusan serupa.
Nova menambahkan, saat ini, fokus utama skuad ganda campuran Malaysia adalah mematangkan persiapan, terutama setelah muncul sejumlah kendala minor di dalam tim yang perlu segera dibenahi. "Selalu ada masalah kecil seperti cedera ringan, tetapi yang penting adalah kami siap dan fokus," katanya.
Nova memilih bersikap realistis dalam mematok target pada turnamen tertua di dunia tersebut, mengingat pada edisi 2025, Chen/Toh dan Hoo/Cheng terhenti di babak pertama. Oleh karenanya, kegagalan setahun lalu menjadi evaluasi penting dalam menyusun persiapan edisi tahun ini. "Kami tidak berbicara tentang menjadi juara terlebih dahulu, kami berbicara tentang mendapatkan hasil terbaik," tegasnya.
"Setelah babak pertama, bahkan jika lawan berperingkat lebih rendah, kami tetap harus tetap fokus," demikian Nova.
Selepas All England, hanya Hoo/Cheng yang dijadwalkan tampil pada Swiss Open (10-15 Maret). Sementara itu, keikutsertaaan Chen/Toh masih menunggu evaluasi lebih lanjut dan akan ditentukan berdasarkan kondisi terakhir mereka.
Pada awal musim kompetisi 2026, Chen/Toh menembus perempat final Malaysia Open 2026, tetapi terhenti di babak pertama India Open, kemudian bangkit dengan merebut gelar juara Indonesia Masters 2026. Di sisi lain, Hoo/Cheng belum mampu melangkah hingga perempat final dalam tiga turnamen pembuka musim ini.


