"Alhamdulillah, salah satu impian saya menjadi kenyataan. Dari kecil saya sangat bermimpi bisa bermain di All England. Pastinya bersyukur, excited," katanya melalui siaran pers Humas PP PBSI pada Senin (2/3) petang WIB.
"Persiapan di sini ada beberapa hari latihan di Inggris kemarin cukup maksimal, cukup kompetitif. Menjadi modal bagus buat di All England nanti," Alwi, menambahkan.
Mengenai turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 tersebut, Alwi mengaku selalu terkenang laga final sesama tunggal putra Indonesia yang mempertemukan Jonatan Christie dengan Anthony Sinisuka Ginting. "Belakangan ini pasti muncul di ingatan adalah 'all-finals' di tunggal putra tahun 2024. Pastinya itu sangat memorable," tuturnya.
"Bukan hanya untuk mereka, untuk tunggal putra tapi juga untuk semua masyarakat Indonesia. Jadi semoga kejadian-kejadian seperti itu bisa terulang lagi," jelas Alwi.
All England, yang pada tahun ini memasuki edisi ke-116 bergulir pada 3-8 Maret 2026, di Birmingham, Inggris. Yang menarik, sebagian besar wakil Indonesia di tahun ini adalah bintang muda yang menjadi debutan. Selain Alwi, ada Rahmat Hidayat, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum hingga Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, dan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, yang akan menjajal kerasnya persaingan turnamen paling prestisius tersebut.


