Alwi langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal gim pertama dan mampu membuka keunggulan 4-1. Permainannya yang agresif membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan, sehingga Alwi melesat dengan raihan lima poin beruntun untuk memimpin 9-2 dan menutup interval dengan keunggulan 11-5 dalam waktu 10 menit.
Selepas jeda, dominasi juara Indonesia Masters 2026 itu tak terbendung. Ia kembali meraih empat poin tanpa balas untuk memperlebar jarak menjadi 15-6 lalu mengunci kemenangan gim pertama dengan skor 21-13. Alwi menuntaskan gim pembuka dalam durasi 20 menit setelah memaksimalkan salah satu dari sembilan game point yang diperolehnya.
Memasuki gim kedua, persaingan berlangsung lebih ketat dengan kedua pemain saling bergantian meraih poin pada awal laga. Setelah skor imbang 3-3, Alwi mulai menemukan ritme permainan dan mencatat tiga poin beruntun untuk membuka jarak menjadi 6-3. Keunggulan itu terus dijaganya hingga menutup interval dengan skor 11-8 dalam waktu 13 menit.
Selepas jeda, Alwi kembali menunjukkan konsistensi permainan yang menjadi kunci dominasinya sepanjang laga. Ia menjauh hingga unggul 15-8 dan terus menjaga kendali pertandingan hingga memperoleh tujuh championship point. Alwi akhirnya memastikan kemenangan 21-13 setelah pengembaliannya gagal dijangkau Dong.
Pada poin akhir tersebut, Dong mengajukan challenge. Namun, tayangan ulang yang ditampilkan di Quaycentre menunjukkan kok jatuh di dalam lapangan, sehingga kemenangan sekaligus gelar juara Australian Badminton Open 2026 resmi menjadi milik Alwi.


