"Bersyukur tiada henti. Alhamdulillah diberikan kelancaran di pertandingan hari ini," ucap Fajar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Lebih lanjut Fajar menjelaskan, mereka sudah mempelajari pola permainan duo Fang yang dinilai memiliki pertahanan sangat solid. Terlebih setelah pasangan peringkat ke-20 dunia itu mengalahkan ganda putra Indonesia lainnya, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di babak 16 besar sehari lalu, sehingga fokus diarahkan pada mengidentifikasi kelebihan dan kelemahan lawan.
"Di gim kedua kami terus mencoba. Mereka sempat leading dan kami tidak mau mengalah begitu saja. Kami terus paksa dan akhirnya bisa," ujar Fajar.
Sementara itu, Fikri menekankan bahwa kunci kemenangan terletak pada komunikasi yang baik dengan Fajar. Ia juga menyoroti perjuangan di gim kedua saat mereka tertinggal, tetapi tetap berupaya mencari celah untuk mengejar hingga akhirnya mampu membalikkan keadaan dan mengalahkan duo Fang. "Kami juga sempat menonton video kemarin mereka bermain saat mengalahkan Sabar/Reza. Kelebihan mereka dari permainan yang rapi," tuturnya.
"Kelebihan mereka dari permainan yang rapi. Dari segi defense-nya mereka kuat tapi kami bisa mencari kelemahan juga jadi berani mengadu permainan," Fikri, menambahkan.
Di babak empat besar, Sabtu (11/4), Fajar/Fikri bertemu dengan pemenang laga antara Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju asal Korea Selatan dan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. "Senang kembali ke semifinal, tapi kami mau fokus dan menyiapkan lagi diri untuk laga semifinal besok," demikian Fajar.


