"Alhamdulillah hari ini kami bermain dengan baik dan bisa menyumbangkan poin untuk Indonesia. Hari ini juga pola permainannya berjalan dengan baik, apa yang sudah dipersiapkan, itu tadi bisa dilakukan," papar Ana kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China tersebut.
Sementara itu, Trias mengungkapkan rasa syukur lantaran strategi permainan yang diterapkan berjalan sesuai rencana pada partai kedua tersebut. Ia menambahkan, mereka tampil agresif sejak awal laga dengan terus menekan lawan, sehingga tidak memberikan ruang bagi Tidapron/Nattamon untuk mengembangkan permainan.
Dengan kemenangan Ana/Trias, kedudukan sementara menjadi sama kuat 1-1, setelah tunggal pertama Thalita Ramadhani Wiryawan kalah dalam laga ketat dari pemain berpengalaman Busanan Ongbamrungphan, yang berakhir dengan skor 22-24, 18-21.
Secara umum, Ana menilai peluang tim Indonesia untuk melaju ke semifinal masih terbuka. Dengan catatan, para pemain yang diturunkan dapat menampilkan performa terbaik pada kejuaraan beregu kontinental ini, sementara mereka yang berada di bangku tribune tetap memberikan dukungan penuh kepada rekan-rekannya yang bertanding di lapangan. "Kami saling support satu sama lain, hal ini yang membuat keyakinan semakin besar," katanya.
"Kemarin memang saat tidak diturunkan menjadi kesempatan buat kami untuk recovery agar bila hari ini diturunkan, sudah lebih siap kondisinya," demikian Ana.


