"Tadi di gim pertama saya tahu sisi lapangannya 'kalah angin', jadi saya main percaya diri, berani main menyerang, berani nge-lob. Di sisi lain, lawan sepertinya agak bingung dengan pola permainan saya dan pukulannya banyak out," tutur Dhinda kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai laga yang digelar di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China tersebut.
Lebih lanjut Dhinda menjelaskan, ia mengaku kesulitan beradaptasi di awal gim kedua hingga tertinggal cukup jauh dalam perolehan poin. Namun, arahan pelatih untuk tidak terpaku pada perolehan poin dan lebih fokus menyesuaikan diri dengan kondisi pertandingan, membantunya kembali menikmati permainan, mengingat laga tersebut menjadi penampilan perdananya. "Sehabis break 11 itu saya sudah mulai bisa beradaptasi dengan sisi lapangan yang menang angin, sudah bisa lebih hati-hati dan tahu cara dapat poinnya bagaimana," ungkapnya.
"Saat lawan game point duluan pun, saya pede (percaya diri) untuk bisa menerapkan pola yang saya mau," Dhinda, menambahkan.
Hasil akhir laga ini, Indonesia kalah 2-3 dari Jepang. Pada partai pembuka, pemain tunggal pertama, Thalita Ramadhani Wiryawan, kalah dari Riko Gunji melalui dua gim 14-21, 16-21 dalam tempo 36 menit. Sementara, ganda pertama Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum bertarung ketat melawan Arisa Igarashi/Chiharu Shida dan merebut kemenangan tiga gim 21-12, 18-21, 23-21.
Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti kalah dari Kie Nakanishi/Miyu Takahashi dalam laga terakhir fase Grup X Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026 antara Indonesia dan Jepang, Kamis (5/2). Pasangan juara Thailand Masters 2026 itu kalah dua gim 20-22, 16-21 dalam pertandingan yang berlangsung di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China.
Dengan hasil ini, Indonesia kalah 2-3 dari Jepang. Pada partai pembuka, pemain tunggal pertama, Thalita Ramadhani Wiryawan, kalah dari Riko Gunji melalui dua gim 14-21, 16-21 dalam tempo 36 menit. Sementara, ganda pertama Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum bertarung ketat melawan Arisa Igarashi/Chiharu Shida dan merebut kemenangan tiga gim 21-12, 18-21, 23-21.
Sementara itu, tunggal kedua Mutiara Ayu Puspitasari gagal membendung permainan Hina Akechi. Ia dipaksa mengakui keunggulan lawannya melalui dua gim langsung dengan skor 2-21, 9-21. Ganda kedua Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga gagal meraih kemenangan. Mereka kalah dari Kie Nakanishi/Miyu Takahashi melalui dua gim 20-22, 16-21.
Dhinda menjadi penyumbang poin terakhir bagi tim beregu putri "Merah Putih" berkat kemenangannya atas pebulu tangkis berusia 16 tahun itu. "Senang bisa turun di ajang BATC ini, senang juga bisa menyumbang poin dengan dukungan penuh dari tim di belakang," pungkasnya.
Berikut hasil pertandingan antara Indonesia dan Jepang:
- WS1: Thalita Ramadhani Wiryawan vs Riko Gunji 14-21, 16-21
- WD1: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum vs Arisa Igarashi/Chiharu Shida 21-12, 18-21, 23-21
- WS2: Mutiara Ayu Puspitasari vs Hina Akechi 2-21, 9-21
- WD2: Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Kie Nakanishi/Miyu Takahashi 20-22, 16-21
- WS3: Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi vs Yuzuno Watanabe 21-6, 22-20


