"Hari ini bukan penampilan terbaik saya, banyak sekali melakukan kesalahan sendiri," katanya kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai pertandingan berdurasi 37 menit itu.
"Dari awal saya ingin bermain nothing to lose," Putri, menambahkan.
Ia mengakui kualitas permainan An yang dinilainya tampil efektif sepanjang pertandingan. Ia menilai tunggal putri asal Korea Selatan itu tidak banyak memberikan tekanan berlebihan, tetapi mampu bermain efisien, lalu kemudian meningkatkan tempo permainan pada gim kedua sehingga menyulitkannya.
Dengan hasil pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 750 ini, An memperpanjang catatan dominasinya atas Putri dengan torehan delapan kemenangan dari delapan pertemuan terakhir.
Putri pun memilih untuk langsung mengalihkan fokus pada Indonesia Masters 2026 yang berlangsung pada pekan depan di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. "Semoga saya bisa mendapat hasil yang lebih baik. Saya akan bertekad mengeluarkan semua kemampuan di depan publik Istora," pungkasnya.


