Hasil ini memastikan langkah awal An tetap mulus pada awal musim ini, meski jauh dari kata mudah.
Antara melaporkan, di gim pertama, pebulu tangkis berusia 23 tahun itu belum tampil stabil dan kesulitan meredam permainan agresif Li. Li dapat memanfaatkan kesalahan An untuk merebut gim pembuka 21-19. Tertinggal satu gim membuat An harus menaikkan tempo permainan dan lebih sabar dalam reli.
Perubahan strategi mulai terlihat pada gim kedua. Pemain yang lahir pada 5 Februari 2002 itu tampil lebih tenang dan efektif memanfaatkan celah pertahanan Li. Tekanan yang konsisten memaksa Li melakukan sejumlah kesalahan pada poin-poin krusial, yang dimaksimalkan An untuk menyamakan kedudukan lewat kemenangan 21-16.
Gim penentuan kembali berjalan ketat. Kedua pemain saling kejar angka hingga memasuki interval. Li beberapa kali merepotkan An dengan serangan agresif dan reli panjang. Namun, pengalaman dan kualitas An berbicara pada momen-momen akhir. Ia berhasil mengontrol permainan dan mengamankan kemenangan 21-18.
Kemenangan ini menjadi awal musim 2026 bagi An Se Young sekaligus menjaga peluangnya mempertahankan sekaligus mencetak hattrick di Malaysia Open.
Dalam empat kali penampilannya sejak Malaysia Open 2022, An tiga kali menjejak final dan dua di antaranya yakni pada 2024 dan 2025 berbuah gelar juara.


