"Alhamdulillah hari ini bisa lolos ke semifinal. Dari pertandingan tadi lawan bermain cukup bagus dan safe terutama di gim kedua. Kami menerapkan pola defense lalu balik serang," kata Leo melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Leo/Bagas tampil dominan sejak awal gim pertama, membuka keunggulan 5-2 lewat raihan empat poin beruntun. Upaya Amsakarunan/Arjun untuk mengembangkan permainan cepat mampu diredam, sehingga Leo/Bagas tetap memimpin 11-8 pada interval setelah tujuh menit pertandingan.
Seusai jeda, Amsakarunan/Arjun sempat memangkas ketertinggalan menjadi satu poin. Namun, Leo/Bagas segera meredam momentum lawan, meningkatkan tempo permainan, dan melesat dengan sembilan poin beruntun untuk mengunci gim pertama 21-12.
Pada gim kedua, kedua pasangan terlibat duel ketat dengan selisih poin tipis, hingga Amsakarunan/Arjun unggul 11-10 saat interval. Persaingan berlanjut sengit selepas jeda, dengan perolehan angka saling susul hingga Amsakarunan/Arjun meraih satu game point. Namun, Leo/Bagas mampu membalikkan keadaan, memaksakan setting, mengamankan satu match point, lalu menutup kemenangan 22-20 setelah pengembalian lawan melebar.
"Di gim pertama akhir itu, kan, kami dapat banyak poin dari satu servis Leo dan dia cover semua, jadi saya agak dingin kondisi badannya. Jadi masuk ke gim kedua ketika sudah laganya mulai ketat, saya tidak bisa `in`, tidak bisa sebaik kemarin mainnya. Tapi beruntung kami bisa menyelesaikan dengan straight games," jelas Bagas.
Pada semifinal, Sabtu (20/3), Leo/Bagas akan menghadapi pasangan China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, yang sebelumnya menyingkirkan unggulan keenam asal Jepang, Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi, di perempat final.


