"Rasanya pasti sangat luar biasa, senang banget dengar kabar bahwa saya bisa masuk ke tim Thomas, dipercaya untuk mewakili Indonesia," ujarnya kepada wartawan, saat ditemui usai jumpa pers Polytron Indonesia Open 2026, di Jakarta, belum lama ini.
"Harapannya, saya dan partner saya ingin menyumbangkan poin untuk tim Indonesia, tapi memang kita harus tetap fokus dan juga selalu menjaga kekompakan tim," Joaquin, menambahkan.
Lebih lanjut Joaquin menyatakan, atmosfer pertandingan beregu berbeda dibandingkan turnamen individu. Oleh karenanya, mereka bertekad menampilkan performa terbaik demi menyumbangkan poin bagi Indonesia, dengan menekankan pentingnya kesiapan mental dan pola pikir. "Mungkin, saat kita poinnya ketinggalan maupun lagi runggul, itu mindset-nya kita harus tetap fokus di match itu," tuturnya.
"Gimana caranya kita berusaha main semaksimal mungkin dan gimana caranya kita bisa menyumbangkan poin untuk tim. Karena memang, kan, beregu itu berbeda sendiri, kan. Jadi memang harus dari mentalnya harus dikuatin banget," pungkasnya.
Selain kedua pemain muda tersebut, tim Indonesia pada Piala Thomas 2026 berkekuatan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, dan Anthony Sinisuka Ginting, di nomor tunggal. Sementara di sektor ganda, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama, serta Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Tim Thomas dan Uber Indonesia dijadwalkan berangkat menuju Horsens pada Kamis (16/4). Setibanya di lokasi, tim akan menjalani training camp pada 18-21 April sebagai bagian dari proses adaptasi serta pematangan strategi sebelum pertandingan dimulai.



