Sirnas bukan menjadi ajang baru bagi pebulu tangkis berusia 20 tahun tersebut. Ia mengaku telah mempersiapkan diri sejak lama untuk tampil pada seri pembuka yang berlangsung pada 13–18 April itu. Persiapan menghadapi rangkaian Sirnas edisi tahun ini, lanjut Modjo, telah ia lakukan tak lama setelah masa jeda Lebaran. "Memang sudah plan dari lama bakal ikut Sirnas ini," tuturnya kepada Djarum Badminton.
"Dan, terus selanjutnya juga ada Sirnas di Kudus, itu saya juga Insya Allah ikut," Ayman, menambahkan.
Turun di kategori Tunggal Dewasa Putra, ia bersyukur dapat melalui pertandingan pembuka dengan cepat, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi fisik sebelum kembali bertanding di babak berikutnya. Meski demikian, Ayman menegaskan akan tetap menjaga fokus, mengingat persaingan dipastikan semakin ketat seiring langkahnya menuju partai puncak.
"Kualitasnya memang rata, ya, menurut saya. Makanya kita harus punya persiapan yang bagus, terus di pertandingan kita juga harus dapat menjaga fokus, nggak gampang lengah pokoknya," jelas Ayman, yang berencana kembali bertanding di level internasional setelah merampungkan dua rangkaian Sirnas di Surabaya dan Kudus.
Di babak 32 besar, Ayman akan menghadapi Gregoria Farrel Frandrico dari Ardes Tangerang. Jika mampu melangkah ke babak berikutnya, ia berpeluang berhadapan dengan mantan penghuni pelatnas, Chico Aura Dwi Wardoyo. Atlet kelahiran Jayapura, Papua itu, memperkuat Exist Badminton Club dan dijadwalkan lebih dulu menghadapi Rizki Dwi Cahyo dari PB Sahabat Rizki di babak 32 besar.



